JANUARI KRISTINING TYAS
Dosen Pembimbing 1
Masa remaja merupakan suatu masa peralihan dari pubertas ke dewasa atau suatu proses tumbuh ke arah kematangan yang mencakup kematangan mental, emosional, sosial, dan fisik. Masa pubertas adalah salah satu tahap perkembangan yang ditandai dengan kematangan organ seksual dan tercapainya kemampuan untuk bereproduksi, dimana salah satu ciri dari tanda pubertas seorang perempuan yaitu dengan terjadinya menstruasi pertama (menarche). Dimana saat remaja mengalami menstruasi tidak sedikit remaja merasakan nyeri haid atau dismenore. Berbagai cara dapat mengurangi dismenore saat menstruasi, salah satunya dengan terapi akupresur titik Sanyinjiao. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh terapi akupresur titik Sanyinjiao terhadap skala dismenore pada remaja putri. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif analitik dengan jenis hipotesis komparatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi yang digunakan adalah siswi SMA Mardisiswa Semarang sebanyak 80 sampel, diambil dengan teknik Purposive Sampling. Pengukuran skala dismenore dilakukan dua kali yaitu sebelum dan sesudah perlakuan terapi akupresur titik Sanyinjiao dengan menggunakan lembar observasi. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov dengan uji statistic menggunakan Wilcoxon.Skala dismenore sebelum diberikan perlakuan terapi akupresur titik Sanyinjiao memperoleh nilai median 5.00 sedangkan skala dismeore sesudah diberikan perlakuan terapi akupresur titik Sanyinjiao memperoleh hasil nilai median 3.00. Hasil uji non parametik didapatkan hasil p<0.001 yang berarti ada pengaruh terapi akupresur titik Sanyinjiao terhadap skala dismenore(p<0.005).